Macam-Macam Output Device Di Jaringan Komputer

Agustus 13, 2017

Output Device adalah peralatan yang digunakan untuk melihat atau memperoleh hasil
pengolahan data / perintah yang telah dilakukan oleh komputer.
Contoh-contoh output Device adalah :

1. Monitor
Monitor merupakan alat output yang paling umum dan berfungsi untuk melihat hasil
pengolahan data pada layar, baik berupa karakter, gambar maupun warna.
Secara umum, monitor terbagi atas :

- CRT (Cathode Rays Tube)
Merupakan monitor yang berfungsi dengan prinsip penembakan sinar katoda.
Bentuk fisik monitor ini sama dengan televisi namun secara umum hanya terdiri
dari 4 blok, yaitu video, vertikal, horisontal dan power supply. Monitor type ini
memiliki beberapa kelemahan, antara lain adalah : Membutuhkan daya yang
besar, menghasilkan panas yang cukup tinggi, memiliki bentuk fisik yang besar
(walaupun ada juga yang memiliki dimensi yang kecil namun tetap tidak praktis
karena gambar yang dihasilkan tetap kecil) dan memiliki radiasi yang besar
(walaupun ada beberapa type yang menggunakan jenis tabung tertentu yang
mampu menyerap radiasi yang dihasilkan oleh tembakan CRT). Namun, secara
umum monitor ini memiliki harga yang cukup rendah sehingga tetap merupakan
peratalan standard dalam unit komputer.
Gambar 1.9 Monitor CRT

- LCD (Liquid Crystal Display)
Sistem kerja monitor ini jauh berbeda dibandingkan dengan CRT. LCD
menggunakan cairan kristal khusus yang berpendar apabila dilalui oleh sinyal
listrik sehingga menghasilkan bentuk dan warna. Kelemahan LCD adalah
harganya yang cukup mahal dan komponen fisik yang ada amat rentan terhadap
gangguan, namun LCD juga memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah :
hanya memerlukan daya yang rendah (Tegangan yang digunakan cuma 12 Volt),
bentuk fisik yang kecil dan ramping sehingga mudah ditempatkan serta tidak
menghasilkan radiasi. 

2. Printer
Printer berfungsi untuk mencetak output yang dikeluarkan oleh Process Device.
Secara garis besar, printer terbagi atas 3 bagian, yaitu :
- Printer Dot Matrix
Jenis ini disebut dengan “Dot Matrix” karena hasil cetakan dibentuk oleh hentakan
jarum pada pita yang membentuk karakter berupa titik-titik yang beraturan. Oleh
sebab itu, maka suara yang dihasilkan oleh printer jenis ini jauh lebih besar dan
kasar dibandingkan dengan jenis printer lainnya. Kehalusan hasil cetakan
ditentukan oleh banyaknya jarum yang digunakan. Minimal jumlah jarum yang
digunakan adalah 9 pin dan maksimal adalah 24 pin. Salah satu contoh printer
yang menggunakan 9 pin adalah Epson LX-300 dan 800, sedangkan yang
menggunakan 24 pin adalah LQ (Letter Quality) 1170 dan 2180. Bentuk printer
jenis ini juga terdiri dari beberapa macam, ada yang hanya mampu mencetak
dengan ukuran folio, dan ada pula yang mampu mencetak dengan ukuran double
folio. Tinta yang digunakan adalah pita karbon.
Gambar 1.11 Printer Dot Matrix 9 pin dan 24 pin
- Printer Inkjet
Sesuai dengan namanya, printer jenis ini mencetak dengan menggunakan
semburan tinta cair pada permukaan kertas, sehingga hasil cetakannya jauh lebih
bagus, lebih cepat dibandingkan dengan dot matrix. Printer ini juga mampu
mencetak warna dengan sempurna, bahkan beberapa jenis printer bahkan
mampu mencetak dengan kualitas foto dan mampu mencetak pada permukaan 
selain kertas (Plastik dan kain). Printer inkjet yang terkenal saat ini adalah Canon
BubleJet dan HewlletPackard.
Gambar 1.12 Contoh Printer Inkjet
- Printer Laser Jet
Printer jenis ini memiliki kecepatan dan kualitas cetakan yang jauh melampaui Dot
Matrix dan Inkjet. Prinsip kerja printer ini amat mirip dengan mesin Photocopy,
yaitu dengan prinsip serbuk tinta dan elemen pemanas. Secara umum, printer ini
hanya mampu mencetak dengan dua warna (Hitam dan Putih), namun pada jenis
tertentu telah dilengkapi dengan tinta warna sehingga mampu mencetak dengan
full color.

3. Plotter
Plotter secara prinsip memiliki fungsi yang sama dengan printer. Yang membedakan
secara umum adalah ukuran dan peruntukan dari plotter tersebut. Plotter mampu
mencetak pada kertas dengan ukuran A0, dan biasanya digunakan untuk mencetak
peta dan gambar ukuran besar lainnya.
Plotter juga mengalami perkembangan yang cukup pesat, yang dimulai hanya
dengan menggunakan pena sebagai alat cetak, hingga saat ini telah menggunakan
inkjet dan bubuk tinta (Laserjet) 

4. Speaker
Fungsi speaker pada komputer sama dengan fungsi speaker pada perangkat audio
sistem. Yang membedakan secara garis besar hanyalah pada ukurannya. Speaker
pada komputer dibuat seefisien mungkin agar tidak terlalu memerlukan banyak
tempat. Namun pada pengguna tertentu terkadang menghubungkan output sound
mereka pada perangkat speaker lainnya untuk lebih memberikan kepuasan yang
lebih.

Masih banyak lagi output Device yang sering digunakan pada komputer, utamanya pada
sistem khusus yang diatur oleh komputer (Misalnya pengontrol robot, dan lain-lain). 



Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.
Konversi Code
Disqus
Silahkan Berkomentar Dengan